Review Anime Battle Through The Heavens

Review Anime Battle Through The Heavens. Anime Battle Through The Heavens atau dikenal sebagai donghua klasik kultivasi tetap jadi favorit penggemar hingga akhir 2025. Cerita mengikuti Xiao Yan, seorang jenius yang kehilangan kekuatannya secara misterius, lalu bangkit kembali dengan bantuan Yao Lao untuk balas dendam dan capai puncak kekuatan. Dengan elemen api heterodox, alchemy, dan pertarungan epik, seri ini sukses gabungkan aksi intens dengan perkembangan karakter mendalam. Hingga Desember 2025, donghua ini sudah mencapai lebih dari 178 episode, dengan season 5 yang berformat nian fan (annual ongoing) masih rilis mingguan, episode terbaru sekitar pertengahan Desember menampilkan konflik semakin panas di Central Plains. Update rutin ini bikin penggemar betah nunggu setiap minggu, apalagi animasi yang semakin polished. BERITA BOLA

Alur Cerita dan Perkembangan Karakter: Review Anime Battle Through The Heavens

Alur Battle Through The Heavens dimulai dari Xiao Yan yang dihina karena kehilangan talenta, tapi cepat naik level lewat training keras dan heavenly flame. Dari arc academy sampai desert adventure dengan Cai Lin, cerita berkembang ke skala lebih besar seperti turnamen alchemy dan konfrontasi dengan Hall of Souls. Xiao Yan tumbuh dari pemuda naif jadi strategist ulung, selalu punya rencana cadangan saat menghadapi musuh overpowered.

Karakter pendukung seperti Xun’er yang misterius, Medusa (Cai Lin) dengan chemistry romantis kuat, dan Little Fairy Doctor menambah lapisan emosional. Di episode-episode terbaru 2025, fokus pada perjalanan ke Central Plains bawa pertemuan baru dengan sekte kuat dan rival lama seperti Han Feng. Perkembangan ini terasa natural, tanpa rush berlebih, meski ada momen fanservice ringan yang bikin cerita lebih entertaining.

Kelebihan Animasi dan Soundtrack: Review Anime Battle Through The Heavens

Animasi 3D donghua ini jadi salah satu yang terbaik di genre-nya, dengan efek heavenly flame yang spektakuler dan choreografi pertarungan fluid. Scene seperti Buddha’s Fury Flame Lotus atau Octane Blast selalu bikin merinding, apalagi di season terbaru yang budgetnya terlihat lebih besar untuk detail lingkungan dan ekspresi karakter. Warna cerah dan desain realm berbeda membuat dunia terasa hidup.

Soundtrack-nya legendaris, dengan OST epik yang pas banget di momen klimaks, sering dipuji sebagai salah satu yang paling memorable di donghua. Voice acting juga solid, bikin emosi Xiao Yan saat marah atau determinasi terasa nyata. Kombinasi ini bikin setiap episode terasa cinematic, cocok buat yang suka visual grand tanpa cela berarti.

Kekurangan dan Harapan Penggemar

Meski kuat, Battle Through The Heavens punya kekurangan seperti pace kadang lambat di arc training atau filler alchemy yang berulang. Elemen harem ringan terasa dipaksakan bagi sebagian penonton, meski tidak dominan. Di season ongoing 2025, ada kritik soal jeda rilis mingguan yang bikin cliffhanger terasa lama, tapi ini juga jadi alasan seri tetap hype.

Beberapa penggemar harap adaptasi lebih setia ke novel tanpa skip detail kecil, apalagi dengan potensi arc besar mendatang. Secara keseluruhan, kekurangan ini kecil dibanding kenikmatan yang diberikan, terutama bagi yang baru mulai.

Kesimpulan

Battle Through The Heavens tetap jadi benchmark donghua kultivasi yang wajib ditonton di akhir 2025. Dengan ratusan episode ongoing dan kualitas yang konsisten naik, seri ini tawarkan petualangan panjang penuh aksi, romansa, dan growth karakter yang memuaskan. Animasi top-tier, OST ikonik, dan alur epik membuatnya addictive buat penggemar genre weak to strong. Jika kamu cari donghua yang bikin betah marathon atau nunggu update mingguan, ini pilihan utama. Dengan materi novel masih banyak, masa depan seri ini cerah dan janjikan lebih banyak momen legendaris di tahun mendatang.

BACA SELENGKAPNYA DI…