Review Anime Occult Nine

Review Anime Occult Nine. Anime Occultic;Nine tetap menjadi salah satu karya misteri-supernatural paling unik dan sering dibahas ulang hingga Januari 2026 ini, meski sudah hampir satu dekade sejak tayang pada 2016. Berlatar di kota Kichijoji yang penuh rumor aneh, cerita mengikuti Yuta Gamon, pemuda pemalas yang mengelola blog paranormal bernama Kirikiri Basara, dan sekelompok orang-orang biasa yang tiba-tiba terjerat dalam konspirasi besar melibatkan kematian misterius, ilmu gaib, dan organisasi rahasia. Dengan 12 episode yang padat, anime ini menggabungkan elemen konspirasi, sci-fi, dan horor psikologis dalam narasi yang berlapis dan penuh twist. Di tengah banjir anime misteri modern yang sering mengandalkan kejutan cepat, Occultic;Nine terasa semakin menarik karena pendekatannya yang rumit, karakter yang beragam, dan akhir yang memuaskan meski kontroversial bagi sebagian penonton. BERITA VOLI

Narasi Berlapis dan Twist yang Tak Terduga: Review Anime Occult Nine

Salah satu kekuatan utama anime ini adalah cara ia membangun misteri secara bertahap tapi agresif. Setiap episode memperkenalkan petunjuk baru—dari kematian bunuh diri yang aneh, fenomena gaib, hingga konspirasi pemerintah—sambil menghubungkan semuanya ke dalam satu benang merah yang semakin gelap. Narasi non-linear dan sudut pandang berganti membuat penonton terus menebak, tapi tetap adil karena petunjuk disajikan secara terbuka meski disembunyikan dengan cerdik. Twist besar di paruh kedua sering kali membuat penonton terkejut, tapi tidak terasa murahan karena semuanya masuk akal dalam logika dunia cerita. Subplot tentang “kematian” dan “keabadian” melalui teknologi atau ilmu gaib menjadi tema utama yang semakin dalam menjelang akhir. Meski beberapa penonton mengeluh pacing terasa terlalu cepat di bagian akhir, mayoritas setuju bahwa penyelesaiannya cukup memuaskan dan memberikan penutup yang koheren untuk cerita sekompleks ini.

Karakter yang Beragam dan Dinamika Kelompok yang Kuat: Review Anime Occult Nine

Kekuatan lain dari Occultic;Nine terletak pada karakter-karakternya yang sangat beragam dan punya peran jelas dalam cerita. Yuta Gamon sebagai protagonis bukan tipe pahlawan biasa—dia pemalas, sinis, dan sering panik, tapi kecerdasannya muncul di momen kritis. Ryoka Narusawa sebagai gadis kaya yang eksentrik, Miyuu Aikawa yang dingin tapi setia, serta karakter pendukung seperti Sarai atau Hatano punya kepribadian yang kuat dan saling melengkapi. Interaksi mereka terasa alami—penuh candaan, ketegangan, dan momen emosional yang tulus, terutama saat kelompok ini mulai menyadari betapa dalamnya konspirasi yang mereka hadapi. Tidak ada karakter yang terasa sia-sia; setiap orang punya latar belakang, motivasi, dan kontribusi pada plot. Di 2026 ini, ketika banyak anime mengandalkan satu protagonis dominan, dinamika kelompok di Occultic;Nine terasa menyegarkan dan membuat penonton peduli pada nasib mereka semua.

Animasi, Musik, dan Atmosfer yang Mendukung Ketegangan

Visual anime ini sederhana tapi sangat efektif dalam menciptakan rasa tidak nyaman. Warna-warna dingin dan kontras tinggi mendominasi, dengan desain karakter yang tajam dan ekspresif. Adegan-adegan “gaib” atau halusinasi digambar dengan distorsi halus yang membuat bulu kuduk merinding tanpa perlu efek berlebih. Transisi antara dunia nyata dan “fenomena aneh” terasa mulus, memperkuat nuansa bahwa batas realitas semakin tipis. Musik latar minimalis tapi menegangkan, ditambah opening dan ending yang atmosferik, menambah kedalaman emosional pada cerita. Bahkan setelah bertahun-tahun, animasi dan suara ini masih terasa modern—banyak penonton bilang menonton ulang terasa seperti thriller psikologis berkualitas tinggi yang jarang ditemui di anime mainstream.

Kesimpulan

Occultic;Nine adalah anime misteri-supernatural yang berhasil menggabungkan konspirasi rumit, karakter beragam, dan twist cerdas dalam paket 12 episode yang padat dan memuaskan. Meski beberapa bagian akhir terasa terburu-buru bagi sebagian penonton, kekuatan narasinya yang berlapis dan atmosfer gelap membuatnya tetap jadi salah satu seri paling memorable di genre ini. Di awal 2026 ini, ketika tema konspirasi, teknologi, dan realitas alternatif semakin relevan, anime ini terasa seperti peringatan yang tajam sekaligus menghibur. Bagi penonton yang mencari misteri yang tidak mudah ditebak, karakter yang punya kedalaman, dan akhir yang meninggalkan kesan kuat, Occultic;Nine bukan sekadar tontonan biasa—ini adalah pengalaman yang mengganggu dan mengajak berpikir lama setelah selesai. Sampai kapan pun, selama masih ada yang suka cerita tentang batas antara sains, gaib, dan kebenaran, anime ini akan terus jadi rekomendasi yang layak ditemukan kembali.

BACA SELENGKAPNYA DI…